Sendiri dengan kesepian, bagiku itu adalah dua hal yang berbeda. Memang terkadang apabila kita sedang sendiri, akan ada perasaan kesepian. Tapi merasa kesepian disaat kita ada di keramaian adalah makna dari rasa sepi itu sendiri. Aku mengalami banyak waktu sendiri, tapi hampir di setiap waktu itu aku tidak merasa kesepian, mungkin hanya perasaan bosan. Mungkin itu karna banyak hal yang aku kerjakan ketika aku sedang sendiri. Ketika aku ada waktu untuk sendiri, aku melakukan banyak hal yang aku suka. Aku menonton DVD kesukaanku, aku mencoba resep masakan yang belum pernah aku coba, aku membongkar isi lemari bajuku dan membereskannya, aku membaca buku yang sedari aku beli belum satu katapun aku baca, aku mendengarkan musik kesukaanku dan masih banyak hal lainnya yang aku lakukan. Dan aku tidak merasa kesepian melakukan hal itu seorang diri. Aku juga lebih suka pergi berbelanja ke supermarket sendiri, menonton film ke bioskop sendiri, pergi ke taman atau pantai sendiri, pergi ke pameran atau pasar malam sendiri. Dan sekali lagi, aku tidak pernah merasa kesepian.
Ketika aku sedang sendiri aku bisa berpikir tentang diriku sendiri. Berpikir sesuai dengan keinginanku sendiri. Sebenarnya aku bukan orang yang tidak suka dengan keramaian, aku suka dengan keramaian kota, aku suka dengan suara ramainya pasar malam di pusat kota, aku suka dengan suara konser musik yang sering aku datangi, karna pada saat itu aku juga merasakan denyut kehidupan yang berdetak penuh gairah. Tapi disaat sendiri, aku bebas untuk menjadi diri sendiri sesuai dengan apa yang aku inginkan. Dan aku berpikir, aku tidak merasa kesepian ketika aku sedang sendiri.
Berbeda ketika aku sedang merasa kesepian, walaupun di sekitarku penuh dengan keramaian, aku tetap merasa mereka hening. Tidak kurasakan denyut kehidupan yang penuh dengan gairah dan semangat.. Perasaan ketika kesepian seperti dunia berhenti berputar dan semuanya tidak bergerak. Aku berpikir, ini adalah makna dari kesepian yang sesungguhnya. Suasana dimana kita merasa hidup dalam kesendirian, padahal banyak orang di sekeliling kita. Merasa bahwa tidak ada perhatian dari orang – orang di sekeliling kita. Perasaan bahwa setiap orang egois dan mementingkan diri sendiri.
Sungguh, merasa kesepian adalah saat yang paling tragis dalam hidup. Tidak aku sangkal aku pun pernah mengalami kesepian. Disaat suasana hatiku sedang kacau dan aku tetap harus menjalankan rutinitas harianku.
Saat aku melangkahkan kaki dari rumah menuju tempat aku menuntut pendidikan, aku pernah merasa semua hening. Aku merasa setiap orang diam dan sibuk oleh urusan mereka masing – masing. Suasana pagi yang biasanya ramai dan penuh dengan semangat, aku rasa hampa dan kosong. Sampai di kelas, aku merasa setiap temanku tak berniat untuk menyapaku. Aku bagai seorang yang mereka tidak kenal yang masuk dalam kelas mereka. Ketika aku memakan makan siangku di kantin, aku merasa makan sendirian, padahal teman – temanku ada disampingku dan bercanda dengan riang. Aku merasa waktu berjalan dengan sangat lambat pada saat aku merasa kesepian, karna ketika aku kesepian, aku berharap waktu akan cepat berjalan. Disaat aku berjalan pulang pun semua terasa hening. Dijalan yang biasa aku lewati untuk membeli cemilan pun tidak seindah biasanya, padahal aku merasa itu adalah salah satu tempat yang paling menyenangkan di kota karna ada banyak makanan yang dijual disitu. Tapi disaat kesepian, tidak ada nafsu sedikitpun untuk membeli cemilan itu, walaupun hanya sebungkus kue basah ataupun aneka gorengan.
Ketika sampai dirumah, aku merasa tidak ada satu orangpun yang menyambutku. Makan malam pun serasa tidak menyenangkan. Yang aku mau hanya segera pergi tidur dan hari cepat berganti.
Jadi aku sekarang mengerti perbedaan antara sendiri dan kesepian. Tidak selalu ketika kita sendiri, kita merasa kesepian. Tapi dapat dipastikan apabila kita kesepian, kita pasti merasa sedang sendiri. Ini tentang pendapatku, dan aku tahu tidak semua orang sama dalam memandang suatu hal.
Komentar
Posting Komentar