Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Lebih Nikmat Mana? Rindu atau Luka?

Kemarin aku sengaja menghilang. Siapa tahu kau mencari. Ternyata kita malah bertemu. Namun bersapa saja tidak. Ah, apa ada yang lebih miris? Aksarapengingat~ Lebih Nikmat Mana? Rindu atau Luka? Rindu dan Luka Dua hal yang sama-sama kunikmati kehadirannya. Rindu sudah menjadi aktivitas paling membahagiakan setelah saat ini aku tidak lagi sedekat nadi dengannya. Sementara luka, menjadi buah dari rindu itu sendiri. Ketika senyumnya tak mampu lagi menjadi obat dari segala pilu. Ketika tangannya tak mampu lagi menyeka airmataku yang terjatuh. Dan ketika aku mulai menjalani hari-hari seorang diri tanpa mampu menyapa meski rindu telah menggerogoti tubuhku. Keduanya sama-sama nikmat. Jangan menyuruh aku memilih diantara salah satunya. Sebab rindu dan Luka memiliki arti yang berbeda tapi mempunyai kenikmatan yang sama. Hihi

The Source of Heartache

Jika kau merasa iri saat melihat foto temanmu yang baru promosi jabatan, atau menikah, atau punya anak, atau jalan-jalan ke luar negeri, atau punya mobil baru, yang salah bukan temanmu. Apakah ia merugikan waktumu? Apakah ia menghabiskan tenagamu?  Apakah ia menggunakan sepeser uangmu? Tidak,  kan ? Jangan menambah kotor hati dengan berprasangka buruk soal niat temanmu. Kau anggap dia pencitraan, kau bilang ia pamer. Periksa hatimu, mungkin hatimu  belum selesai  memaknai syukur. Jika kau merasa marah saat orang lain berbeda pendapat denganmu, memilih pilihan yang berlainan denganmu, yang patut dimarahi bukan dia. Apakah ia menghalangimu untuk berpendapat? Apakah ia memaksamu mengikuti pilihannya? Jangan menambah kotor hati dengan menciptakan jarak kebencian dengannya. Kau labeli ia sebagai musuh, kau sebut ia bukan saudara. Periksa hatimu, mungkin hatimu  belum selesai  memaknai toleransi. Jika kau merasa kecewa saat tidak ada yang memuj...